
Bandung, 19 Februari 2026 - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 secara hybrid. Kegiatan ini diawali oleh Opening Speech dari Kepala Disnakertrans Jabar, Ibu Kim Agung, dilanjutkan sambutan Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, dan dibuka secara resmi oleh arahan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah V Jawa Barat, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas yang membidangi ketenagakerjaan dan ketransmigrasian di 27 kabupaten/kota, Bapak Hening Widiatmoko, pimpinan stakeholder bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian, para Kepala Bidang, Kepala Balai, Kepala UPTD, serta seluruh pegawai Disnakertrans Provinsi Jawa Barat
Forum ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Transmigrasi, serta Bappeda Provinsi Jawa Barat, dengan tujuan menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan ketenagakerjaan dan transmigrasi dalam mewujudkan Jawa Barat Istimewa melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan produktivitas tata kelola tenaga kerja serta transmigran.
Dalam paparannya, Ibu Kim menyampaikan capaian kinerja hingga tahun 2025 sebagai landasan penyusunan Renja 2027. Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat sebesar 6,77 persen dengan tren investasi yang menunjukkan pergerakan positif. Berbagai program unggulan turut disampaikan, antara lain inovasi aplikasi “Nyari Gawe”, perlindungan pekerja rentan melalui bantuan premi BPJS Ketenagakerjaan, pelatihan berbasis penempatan industri dengan tingkat serapan kerja yang tinggi, penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia, penyelesaian kasus hubungan industrial, pengawasan norma ketenagakerjaan dan K3, serta pelaksanaan program padat karya infrastruktur.
Sebagai arah kebijakan tahun 2027, Disnakertrans Jabar menetapkan tiga fokus utama, yaitu peningkatan kesempatan kerja di dalam dan luar negeri, optimalisasi penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta penguatan penerapan tata kelola kerja yang layak. Seluruh rencana tersebut akan dilaksanakan melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, dengan meneguhkan nilai inovasi dan komitmen bersama guna mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan pembangunan ketenagakerjaan yang berdampak nyata bagi masyarakat Jawa Barat.
Penulis: Humas Disnakertrans



