Site Meter

Tulisan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat

Keadaan Ketenagakerjaan Jawa Barat Februari 2013: Tingkat Pengangguran Terbuka Sebesar 8,90 Persen

Jawa Barat mengalami penambahan jumlah angkatan kerja. Pada bulan Februari 2013 angkatan kerja berjumlah 20.388.637 orang, sedangkan pada Februari 2012 sebanyak 20.138.658 orang, atau mengalami peningkatan sebesar 249.979 orang pada kurun waktu satu tahun.

Jumlah penduduk yang bekerja di Jawa Barat pada Februari 2013 juga mengalami peningkatan dibandingkan dengan Februari 2012. Pada bulan Februari 2013 penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 18.573.371 orang, mengalami kenaikan 403.719 orang dibandingkan Februari tahun yang lalu sebanyak 18.169.652 orang.

Selama kurun waktu satu tahun terjadi penurunan jumlah penganggur sebanyak 153.740 orang. Pada Februari 2012 penganggur di Jawa Barat mencapai 1.969.006 orang, sedangkan pada bulan Februari 2013 tercatat penganggur sebanyak 1.815.266 orang. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat mengalami penurunan sebesar 0,88 persen dari 9,78 persen pada Februari 2012, menjadi 8,90 persen pada Februari 2013.

Di Provinsi Jawa Barat, sektor perdagangan (26,51 persen), industri (20,08 persen) dan pertanian (19,61 persen) menjadi penampung terbesar tenaga kerja pada Februari 2013. Jika dibandingkan dengan keadaan Februari 2012, jumlah penduduk yang bekerja di sektor perdagangan bertambah 113.297 orang (2,36 persen), di sektor industri mengalami pengurangan 9.271 orang (-0,25 persen), sedangkan di sektor pertanian menningkat sebanyak 15.837 orang (0,44 persen).

Penduduk Jawa Barat yang bekerja dengan status sebagai buruh/karyawan merupakan komposisi tertinggi, yaitu sebanyak 8,17 juta orang (43,99 persen), diikuti berusaha sendiri sebesar 3,39 juta orang (18,26 persen), dan berusaha dibantu buruh tidak tetap 2,16 juta orang (11,65 persen), sedangkan yang paling sedikit adalah berusaha dibantu buruh tetap sebesar 637 ribu orang (3.43 persen).

Mayoritas di antara angkatan kerja yang bekerja adalah yang berpendidikan SD ke bawah (48,98 persen), sedangkan yang tamat universitas hanya 6,19 persen dan persentase terkecil adalah lulusan Diploma I/II/III (2,79 persen).

Berdasarkan jumlah jam kerja pada Februari 2013, sebanyak 14,19 juta orang (76,43 persen) bekerja di atas 35 jam per minggu, sedangkan penduduk bekerja dengan jumlah jam kerjakurang dari 15 jam per minggu mencapai 789 ribu orang (4,25 persen).

 

Sumber: BPS Provinsi Jawa Barat