Site Meter

Tulisan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat

JABAR KEMBALI RAIH PENGHARGAAN K3

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali meraih penghargaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

Penganugerahan K3 merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan yang telah menerapkan K3 di lingkungan kerja dengan baik. Sejak tahun 2009 Jawa Barat selalu berhasil meraih penghargaan di bidang K3 ini. Di tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapatkan penghargaan untuk 4 (empat) kategori yaitu, Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Program Pencegahan HIV/AIDS di Tempat Kerja, serta penghargaan selaku Pembina K3.

Jumlah perusahaan di Jawa Barat yang menerima penghargaan Zero Accident Award tahun 2020 tercatat sebanyak 88 perusahaan. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2019. Dari 84 perusahaan pada 2019 menjadi 88 perusahaan pada 2020 atau naik 5% dari tahun sebelumnya. Hal ini menjadi indikasi jika banyak perusahaan di Jawa Barat yang semakin menyadari pentingnya penerapan K3.

Penghargaan zero accident (kecelakaan nihil) sendiri adalah tanda penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang diberikan pemerintah kepada manajemen perusahaan yang telah berhasil dalam melaksanakan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja sehingga mencapai nihil kecelakaan (zero accident). Penghargaan zero accident (kecelakaan nihil) diberikan kepada perusahaan yang telah berhasil mencegah terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja tanpa menghilangkan waktu kerja. Penghargaan zero accident (kecelakaan nihil) diberikan dalam bentuk piagam dan plakat yang ditetapkan melaui Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Sementara itu, sebanyak 328 perusahaan menerima penghargaan SMK3, dan 10 perusahaan mendapatkan kriteria penghargaan AIDS Award di Tempat Kerja. Jumlah ini  juga meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Untuk penghargaan Pembina K3  diberikan kepada para kepala daerah yang berhasil menekan angka kecelakaan kerja (zero accident) di daerahnya masing-masing. Penghargaan tersebut  diperoleh berdasarkan hasil evaluasi tingkat pusat dengan mempertimbangkan pelaksanaan uji petik berdasarkan laporan lembaga audit SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Semenjak tahun 2009 Jawa Barat berturut-turut meraih penghargaan Pembina K3 karena dinilai berhasil membina iklim kerja yang sehat dan selamat di Jawa Barat.

Sistem Manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja (SMK3)  adalah bagian dari sistem  manajemen secara keseluruhan yang meliputi stuktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur,  proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja  dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat  kerja yang aman, efisien dan produktif. SMK3 merupakan alat bantu yang dapat digunakan untuk memenuhi tuntutan dan persyaratan yang ada  dan berlaku yang berhubungan dengan jaminan keselamatan kerja dan kesehatan kerja.

Pemprov Jabar berkomitmen kepada seluruh stakeholder dan perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Barat dapat memaksimalkan penerapan K3. Dengan diterimanya penganugerahan K3 ini diharapkan menjadi motivasi bagi perusahaan yang menerima penghargaan untuk dapat mempertahankan prestasinya menjadi lebih baik. Sementara bagi perusahaan yang belum mendapatkan penghargaan dapat lebih meningkatkan peran sertanya dibidang K3 demi terciptanya produktifitas kerja.

Perusahaan penerima penghargaan tersebut diwakili oleh 1 orang perwakilan perusahaan dari masing-masing provinsi. Sementara untuk penerima penghargaan yang lainnya mengikuti secara daring.