Site Meter

Tulisan

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat

Monitoring Pendistribusian Bansos Non DTKS di Kab. Subang.

Kadisnakertrans Jabar selaku LO GGTP Prov. Jabar untuk Kab. Subang, sedianya akan memonitor penyerahan bansos bersama para Pengawas Ketenagakerjaan UPTD Wil. II (Selasa, 2 Juni 2020).
.
Pengawas ketenagakerjaan yang ditugaskan bersama Kepala Seksi Norma dan Kepala Seksi K3 UPTD Wil. II, agar efektif monitoring di beberapa wilayah Kecamatan, akhirnya membagi menjadi 3 tim untuk monitoring di Kec. Jalancagak (Desa Jalan Cagak), Kec. Tambakdahan (Desa Wanajaya dan Desa Tanjungrasa), dan Kec. Patok Besi (Desa Ciberes). .
Para pengawas ketenagakerjaan pada saat bertugas didampingi GGTP C-19 Kab. Subang, Kepala Desa, BPD, Kadus, Ketua RT, Babinsa, serta Karang Taruna.
.
Kadisnakertrans Jabar karena harus mendampingi Bupati Subang dalam kegiatan sosialisasi Gugus Tugas Mandiri di perusahaan, sebelum rapat memberi arahan tugas Tim Monitoring di lapangan, yaitu memastikan pendistribusian BANSOS terlaksana sesuai dengan target dan jadwal yang telah ditentukan. Serta memastikan diterima oleh warga yang berhak dan tepat sasaran.

.

Hasil di lapangan ditemukan terdapat beberapa kendala,  diantaranya di Kec. Tambakdahan (Desa Wanajaya dan Desa Tanjungrasa) terdapat kecemburuan sosial diantara warga karena pembagian bantuan dari 3 sumber tidak serentak, sehingga ada yang belum mendapatkan bantuan, serta wilayah yang tersebar sehingga distribusi terkendala. Kemudian, di  Kec. Patok Besi (Desa Ciberes adanya bahan bantuan yang rusak seperti telor pecah dan minyak bocor, sehingga PT. Pos harus mengganti sembako yang pecah/rusak, serta akses jalan yang tidak baik sehingga menyulitkan pendistribusian bansos.

Pembagian paket ini dibagi kedalam 2 cara yakni pembagian langsung di Kantor Desa, dan Tim langsung ke lapangan untuk membagikan bantuan tersebut langsung ke penerima sesuai data.